PerKOI Indonesia

Perkumpulan Keluarga Osteogenesis Imperfecta Indonesia

Sekilas Osteogenesis Imperfecta

Deskripsi Osteogenesis Imperfecta (OI) juga dikenal sebagai penyakit tulang rapuh. OI merupakan kelainan genetik (warisan) yang ditandai dengan tulang-tulang yang mudah patah tanpa sebab tertentu. Data UMM menunjukkan, diperkirakan 20.000 hingga 50.000 orang di Amerika Serikat mempunyai penyakit ini. Kelainan terjadi pada satu dari 20.000 anak yang lahir hingga satu dari 60.000 kelahiran hidup. OI dapat mempengaruhi pria dan wanita dari semua ras.

Penyebab

Penyebab OI diyakini karena cacat genetik yang menyebabkan tidak sempurnaan bentuk, atau jumlah yang tidak memadai, tulang kolagen – protein yang ditemukan dalam jaringan ikat.

Gejala Tipe I
– Mudah patah tulang
– Riwayat penyakit dalam keluarga
– Perawakan lebih pendek
– Memiliki masalah dengan gigi
– Wajah segitiga

Tipe II
– Mutasi gen
– Bertubuh kecil

Tipe III
– Bertubuh kecil
– Gangguan pendengaran parah
– Persendian longgar
– Patah tulang pada saat lahir

Tipe IV
– Bisa diketahui dari riwayat kelaurga
– Mudah patah tulang
– Bermasalah dengan gigi
– Tulang melengkung
– Sendi longgar
Dan masih ada lagi tipe-tipe lain. (Lihat dan baca halaman terkait di blog ini)

Pengobatan Tujuan perawatan adalah meminimalkan cacat dan memaksimalkan kemampuan fungsional penderita di lingkungan keluarga maupun di masyarakat. Jenis-jenis perawatan itu antara lain, fisioterapi, alat bantu, kawat gigi, obat, dan konseling psikologis.

sumber : http://health.detik.com/readpenyakit/497/osteogenesis-imperfecta?mode_op=pengobatan

Tinggalkan komentar »

Blog Resmi PerKOI Indonesia

Dear PerKOI,

Ini adalah blog resmi dari Perkumpulan Keluarga Osteogenesis Imperfecta Indonesia. Wadah bagi para keluarga / penderita Osteogenesis Imperfecta.

 

Memang masih sederhana, namun ke depannya akan kami berikan informasi seputar Osteogenesis Imperfecta.

Semoga dengan wadah ini dapat menngkatkan silahturahim antara kita. Juga dapat menjadi ajang berbagi dan berkumpul.

 

Salam PerKOI Indo

 

6 Komentar »